Desain Rumah Minimalis

Miliki Koleksi Gambar Desain Rumah Minimalis Modern.

Menu
Tunggu, sedang memuat. . .

Mengenal Lebih Jauh dari Desain Arsitektur Kolonial

20 December 2017 | Desain Rumah

Mengenal Lebih Jauh dari Desain Arsitektur Kolonial – Saat ini pemakaian desain arsitektur kolonial di Indonesia makin hari makin melekat saja dalam perjalanan panjang yang ada di negara ini. Karena dari sinilah terlihat seperti apakah bingkai pembangunan untuk menuju ke tahap kemerdekaan. Bangunan yang menggunakan gaya kolonial kini mulai tersebar di seluruh bagian penjuru kota yang ada di tanah air.

Baca juga: Aneka Varian Furnitur Ruangan Gaya Meksiko

Sebagai sebuah negara yang berasal dari bekas jajahan dari bangsa Eropa dan juga Asia, misalnya saja seperti Portugis, Belanda, dan Jepang, hal ini mampu menimbulkan penggunaan gaya arsitektur mereka menjadi mempengaruhi desain arsitektur kolonial di negara Indonesia. Bahkan, tak jarang bila banyak desain rumah yang dibuat berdasarkan kombinasi dekorasi antara gaya Eropa dan juga dekorasi tradisional Indonesia.

Mengenal Lebih Jauh dari Desain Arsitektur Kolonial

Sejarah Perkembangan Desain Arsitektur Kolonial

Sejarah telah mencatat bahwa perkembangan dari arsitektur kolonial yang ada di indonesia ini sebenarnya diawali oleh bangsa Eropa. Karena merekalah yang pertama kali singgah ke Indonesia. Yaitu bangsa Portugis. Selanjutnya, merkea diikuti oleh negara Spanyol, negara Inggris, dan juga negara Belanda.

Lagi TREND !!!!!! Baca : Desain Ruang Makan

Mulanya , mereka datang hanya untuk berdagang saja. Mereka kemudian mulai membantun sebuah rumah dan pemukiman di sejumlah kota yang ada di indonesia. Mereka mulai membangun di area yang dekat dengan pelabuhan. Dimana sebelumnya tersebut dinding rumah mereka berasal dari papan dan kayu dan ijuk sebagai penutup atapnya.

Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh dari desain arsitektur kolonial yang kerap dipakai saat ini, antara lain:

Kolonial Vs Neo Klasik

Saat itu, tepat di area Hindia Belanda telah terbentuk sebuah gaya arsitektur tersendiri. Hal ini dipelopori oleh sang Gubernur Jenderal HW yang saat ini dikenal juga dengan sebutan the Empire Style atau disebut jgua dengan The Ducth Colonial Villa. Desainnya ini lebih mengarah ke bagian desain neo klasik yang sedang melanda Eropa, khususnya di area Prancis.

Hasilnya, kemudian terbentuklah sebuah desain ruang bergaya hindia Belanda dengna citra kolonial yang disesuaikan terhadap lingkungan lokal, material, dan iklim yang terjadi di masa itu. Dalam desainnya, terbentuk beberapa bangunan yang berbentuk megah dan grandeur dalam penerapaan gaya arsitektur neo klasik ini.

Gaya ini dulunya disebut juga dengan indische architecture yang bisa dilihat layaknya denah simeteris pada 1 lantai yang terbuka. Selain itu, desain ini juga memiliki ciri khas berupa pilar yang diletakkan di bagian serambi depan dan juga serambi belakang atau di bagian ruang makan. Sementara itu, di dalam ruangannya sendiri nanti, yaitu tepat di bagian serambi tengahnya terdapat sebuah area untuk sampai kepada ruang tidur dan kamar yang lainnya.

Dalam hal ini, pilarnya berbentuk menjulang ke atas bergaa Yunani yang lengkap dengan gevel atau sebuah mahkotanya tepat dia tas serambinya. Selain itu, konsep ini juga memakai atap yang berbentuk perisai.

Selanjutnya, d tahun 1902 hingga di tahun 1920-an, secara umum, karakter dan ciri dari desain arsitektur kolonial di Indonesia ini mulai dikenal dengan memakai sebuah gevel atau gable. Dimana pemakaian gevel ini diletakkan dari depan bangunan. Bentuknya ini sangat bervariasi. Ada yang berbentuk stepped gable, ada yang berbentuk curvilinerar gable, ada yang berbentuk pediment gable dengan bentuk entablure, dan ada juga yang berbentuk gambrel gable.


Related For Mengenal Lebih Jauh dari Desain Arsitektur Kolonial

Kategori

DMCA Protection

DMCA.com Protection Status