Desain Rumah Minimalis

Miliki Koleksi Gambar Desain Rumah Minimalis Modern.

Menu
Tunggu, sedang memuat. . .

Ciri Khas Desain Interior Retro di Th 1960

21 April 2018 | Interior Rumah

Ciri Khas Desain Interior Retro di Th 1960 – Gaya artsy yang bernuansa jadul atau bernuansa tempo dulu pada akhirnya mulai berkembang. Bahkan, saat ini desain  interior retro mulai diminati lagi oleh semua orang. Meskipun identik dengan desain yang serba jadul, namun gaya retro ini beda sekali dengan desain vintage yang saat ini telah berkembang dan telah menjadi trend yang jauh lebih ada sebelum desain retro di tahun 1920-an yang lalu sampai dengan di tahun pertengahan 1960-an.

Baca juga: Trik Untuk Memudahkan Tampilan Kamar Tidak Berantakan Selalu

Karakteristik Desain Interior Retro

Di bawah ini adalah ciri-ciri dari desain  interior retro yang bisa Anda garis bawahi ketika Anda ingin mendesain rumah bergaya retro, antara lain:

Ciri Khas Desain Interior Retro di Th 1960

Pemakaian Warna yang Berani dan Terang!

Dari gaya desain berupa art deco, eksplorasi terhadap pemakaian warna yang mencolok dan warna yang cerah memang sudah cukup terlihat. Hal ini terlihat dari pemakaian warna mint yang terlihat menonjol bila dibandingkan dengan penggunaan warna earthy tone. Semakin berkembang ke era yang jauh lebih modern, pemakaian warna yang mencolok menjadi jauh lebih berani lagi. Pemakaian warna dari kuning, merah, ungu, dan juga warna eathy tone itu merupakan sebuah palet warna dasar yang berasal dari desain retro yang sudah modern.

Lagi TREND !!!!!! Baca : Desain Ruang Makan

Pemakaian warna ini tidak hanya sekedar dapat digunakan untuk pemilihan material finishing ruangan di bagian plafon, desain lantai, dan dinding saja. Namun, juga di bagian perabotannya juga. Hanya saja, jangan lupa untuk memastikan bahwa pemilihan finishing ruang yang Anda pilih ini punya pilihan warna yang kontras dari furniture yang memberikan kesan retro tampak lebih hidup, khususnya bila Anda ingin menghidupkan desain pop art retro.

Pola Repetitif dan Bentuk Geometris

Desain retro yang didominasi oleh gubahan dari bentuk dasar geometris, seperti bentuk segitiga, kotak, lingkaran, beserta bentuk geometris yang lainnya, tentu saja bentuk ini bisa Anda jadikan sebagai sebuah pola. Untuk desain retro itu sendiri punya pola yang berirama dan lebih teratur lagi. Disamping itu, bila Anda tertarik untuk memakai elemen garis, sebaiknya pastikan bahwa garis yang dipakai untuk pola furniture, lantai, dan juga dindingnya adalah pola yang berbentuk garis tegas lurus seperti desain retro. Pola titik-titik seperti pola dotted ini adalah salah satu pola yang sering muncul pada desain retro.

Desain Material Sintesis

Agar dapat memperlihatkan desain retro, maka salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan cara mengaplikasikan pemakaian material yang sintetis. Material ini berupa karet, plastik, fiber, vynil, dan berbagai macam bahan logam, seperti tembaga, kuningan, dan besi yang telah dikombinasikan dengan berbagai macam olahan kayu. Meskipun kebanyakan material ini sering digunakan untuk perabot rumah dan furniture rumah, namun dalam menata desain retro ini sebaiknya jangan pernah takut untuk bereksplorasi dengan memakai berbagai macam material sintetis untuk finishing elemen dinding beserta plafondnya. Banyak material sintetis yang tidak jarang dijadikan sebagai bahan pelengkap untuk elemen dekoratif bergaya retro.

Permainan Tekstur

Tidak sekedar kaya dengan pola saja, namun desain  interior retro ini kadang-kadang juga dipenuhi dengan berbagai macam tekstur. Tekstur untuk desain retro itu sendiri dapat Anda dapat dari pemakaian wallpaper, karpet yang bertekstur, dan juga pemakaian wall covering sampai dengan pemakaian material seperti fiber dan kulit sintesis yang punya tekstur. Sehingga, Anda dapat berkreasi menggunakan desain retro ini dengan berbagai macam pilihan tekstur yang ada.


Related For Ciri Khas Desain Interior Retro di Th 1960

Kategori

DMCA Protection

DMCA.com Protection Status